Pengembangan Sistem Informasi Desa Berbasis Web dengan Multi-Level User Access untuk Layanan Persuratan Masyarakat

Penulis

  • Adinda Fahmawati Jais Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada Penulis
  • Amelia Putri Kayla Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada Penulis
  • Adherinto Aprianto Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada Penulis
  • Melia Maulani Dewi Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada Penulis
  • Rizky Octa Vianto Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada Penulis
  • Kharisma Sekarningtyas Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada Penulis
  • Sahirul Alam Departemen Teknik Elektro dan Informatika, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada Penulis
  • Eksan Wahyu Nugroho PT Saranainsan Mudaselaras (Life Media) Penulis

DOI:

https://doi.org/10.63703/sisfotekjar.v7i1.154

Kata Kunci:

Aplikasi Web, Layanan Administrasi, Sistem Informasi Desa, Multi-Level User Access, Unified Modeling Language

Abstrak

Administrasi desa merupakan salah satu layanan publik paling krusial karena berperan sebagai dasar pengelolaan data kependudukan serta penerbitan dokumen resmi bagi masyarakat. Proses administrasi yang masih dilakukan secara manual seringkali menimbulkan permasalahan, seperti keterlambatan layanan, keterbatasan akses informasi, dan rendahnya transparansi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi desa berbasis web yang dirancang guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan persuratan. Metodologi pengembangan meliputi pengumpulan data, analisis kebutuhan pengguna dan sistem, perancangan menggunakan Unified Modeling Language (UML), serta implementasi front-end dengan HTML, CSS, dan JavaScript, back-end menggunakan PHP, dan basis data MySQL. Sistem ini menyediakan fitur utama berupa pengajuan surat secara online, pelacakan status surat dengan nomor resi, serta notifikasi semi-otomatis melalui WhatsApp sebagai solusi komunikasi yang lebih efektif dibandingkan SMS Gateway. Hasil pengujian menggunakan metode black box menunjukkan bahwa sistem mampu menjalankan fungsi inti seperti registrasi, login, pengajuan, dan verifikasi surat sesuai spesifikasi, serta memberikan validasi input dan pesan error yang tepat. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan teknologi informasi dalam administrasi desa dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung digitalisasi desa yang berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Terbitan

Bagian

Articles