Pemodelan ARIMA untuk Tren Harga Telur Ayam dan Susu Pasca Peluncuran Program Makan Bergizi Gratis di Sumatera Utara

Penulis

  • Puteri Fajar Addini STMIK Pelita Nusantara Penulis
  • Desi Vinsensia STMIK Pelita Nusantara Penulis
  • Risa Kartika Lubis STMIK Pelita Nusantara Penulis
  • Angel Nurfadila STMIK Pelita Nusantara Penulis
  • Sri Atika Sitinjak STMIK Pelita Nusantara Penulis

DOI:

https://doi.org/10.63703/sisfotekjar.v7i1.186

Kata Kunci:

Harga Pangan, Program Makan Bergizi Gratis, Volatilitas, ARIMA, Sumatera Utara

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif terhadap tren dan volatilitas harga komoditas telur ayam ras serta susu UHT di ProvinsiSumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode time series analysisberdasarkan prosedur Box-Jenkins (ARIMA). Data yang digunakan adalah rata-rata harga harian pangandari Januari 2024 hingga April 2026. Hasil analisis mengonfirmasi adanya fenomena demand-pull inflation pada komoditas telur ayam ras dengan peningkatan rata-rata harga sebesar 10,1% dan lonjakanvolatilitas sebesar 34,1% pasca implementasi MBG. Sebaliknya, harga susu UHT menunjukkanstabilitas tinggi dengan kenaikan marginal sebesar 2,6%. Model peramalan terbaik yang memenuhi syarat adalah ARIMA (1,1,2) untuk telur ayam dan ARIMA (0,1,1) untuk susu UHT. Intervensi sosialmelalui distribusi pangan menciptakan guncangan permintaan (demand shock) yang asimetris pada pasar lokal. Temuan ini merekomendasikan pembentukan Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) untuk memitigasi risiko inflasi.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-15

Terbitan

Bagian

Articles