Penerapan Metode Simple Additive Weighting Dalam Menentukan Bibit Tanaman Cabai Keriting
DOI:
https://doi.org/10.63703/sisfotekjar.v4i2.73Kata Kunci:
SAW, Sistem Pendukung Keputusan, Bibit Tanaman Cabai KeritingAbstrak
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi komputer digunakan sebagai alat dalam pengambilan keputusan untuk digunakan sebagai mengolah data dan informasi, hal ini dapat digunakan menjadi kebutuhan pokok bagi dunia usaha. Dengan hadirnya teknologi dapat diharapkan akan lebih mudah dalam kegiatan memproses data dan informasi yang dibutuhkan dalam perkembangan setiap unit usaha. Salah satunya adalah usaha budidaya tanaman cabai keriting. Bagi petani di Indonesia membudidayakan cabai keriting pada umumnya menggunakan jenis-jenis cabai yang berbeda tetapi terkadang mereka merasa kesulitan untuk menentukan jenis bibit tanaman cabai keriting yang tepat untuk dikembangkan. Maka dari itu diperlukannya penelitian ini dengan tujuan untuk menentukan bibit tanaman cabai keriting untuk para petani. Penelitian ini menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting). Pada penelitian ini menggunakan 10 data bibit tanaman cabai keriting, dan 5 data kriteria. Dari hasil proses perhitungan dengan metode SAW, maka didapatkan bahwa alternatif A010 yaitu bibit tanaman cabai keriting Manik dengan nilai 0.9.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Susila Wati, Fristy Riandari (Penulis)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.








